Pusat Rehabilitasi YAKKUM merupakan salah satu unit YAKKUM (Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum) yang berdiri pada tahun 1982 dengan mandat memastikan pemenuhan hak orang dengan disabilitas dengan layanan yang berkualitas, terjangkau dan terintegrasi. Kami berusaha untuk mendukung orang-orang penyandang disabilitas untuk memenuhi hak-hak mereka dengan membangun masyarakat yang inklusif melalui layanan yang berkualitas, terjangkau dan terpadu. Pekerjaan kami beroperasi di dalam kerangka Sustainble Development Goals (SDG).
PROGRAM DIGNITY (Disability Inclusion Through Strengthening Local to National Capacity and Policy) INKLUSI adalah program berskala nasional yang berfokus dalam mewujudkan inklusi disabilitas melalui penguatan kapasitas dan kebijakan dari level lokal hingga nasional.
Awalnya, Bu Naning dan guru-guru di KB Mumtazah tidak sepenuhnya memahami konsep anak berkebutuhan khusus. Mereka pernah mengira bahwa anak berkebutuhan khusus cukup dikenali dengan perbedaan ciri fisik. Sementara, dalam pengalaman sehari-hari, guru-guru pernah menghadapi anak yang menunjukkan perilaku agresif, dan terlambat bicara. Anak itu dilabeli "nakal" atau "gak bisa diatur". Guru-guru belum mengerti bagaimana menghadapi situasi tersebut. Akhirnya keluarga membawa anaknya keluar dari sekolah.
Ratusan tenaga kesehatan (nakes) baru saja dilepas menuju titik-titik bencana di Aceh, Sumatera Utara. Langkah cepat pemerintah ini tentu patut kita acungi jempol di tengah puing dan darurat, kecepatan memang seringkali menjadi penentu hidup dan mati.
Studi Percontohan untuk Pengembangan Peta Kesehatan Jiwa di Indonesia, selanjutnya secara ringkas disebut One Map for Mental Health Atlas (OMMHA) diinisiasi untuk mengembangkan sistem data layanan kesehatan jiwa yang terintegrasi secara vertikal dan akan menampilkan peta layanan Kesehatan jiwa di Kabupaten Kebumen, sebagai salah satu upaya untuk menjawab tantangan tersebut.