Pada tahun 2017, dibuka sebuah cafe yang berbeda dengan cafe lainnya di area kantor Pusat Rehabilitasi YAKKUM di Yogyakarta. Model bisnis inovatif Cafe Cupable tidak hanya bertujuan untuk meny

Unit Prostetik dan Ortotik Pusat Rehabilitasi YAKKUM telah membuat alat bantu berkualitas tinggi selama lebih dari 30 tahun. Teknisi kami yang terampil dan berpengalaman mampu untuk membuat beragam alat bantu, prostetik dan ortotik.

Program kesehatan jiwa berbasis masyarakat adalah salah satu program rintisan Pusat Rehabilitasi YAKKUM yang berlangsung selama 4 tahun dan ditujukan bagi Orang dengan Disabilitas Psikososial (ODDP) yang berada di tiga wilayah di Daerah Istimewa Yogyakart

Yang Kami Lakukan

Pusat Rehabilitasi YAKKUM merupakan salah satu unit YAKKUM (Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum) yang berdiri pada tahun 1982 dengan mandat memastikan pemenuhan hak orang dengan disabilitas dengan layanan yang berkualitas, terjangkau dan terintegrasi. Kami berusaha untuk mendukung orang-orang penyandang disabilitas untuk memenuhi hak-hak mereka dengan membangun masyarakat yang inklusif melalui layanan yang berkualitas, terjangkau dan terpadu. Pekerjaan kami beroperasi di dalam kerangka Sustainble Development Goals (SDG).

Selengkapnya

Cerita Klien

    Cerita Marni yang Kini Mandiri

    Kini, saya dijadikan kader kesehatan oleh Puskesmas Awaru sebagai penyuluh PHBS di Sekolah Madrasah Aliyah dan Tsanawiyah. - tidak menyangka saya juga bisa memberikan penyuluhan, ikut andil seperti petugas atau perawat-. Juga telah menjadi delegasi desa pada musrenbang kecamatan sekaligus menjadi Tim Perumus RKP Desa Mallari.


    Selengkapnya

    Suamiku, Pahlawanku

    Aku Nita, seorang istri dengan penuh semangat mendidik anak dan mengurus pekerjaan rumah tangga. Saat ini aku hidup bersama suami dan anak sematawangku di Desa Sidomoyo. Trauma terhadap kecelakaan membuatku menjadi disabilitas psikososial. Kehidupanku dulu tidak sebaik sekarang. Namun berkat suamiku, aku dapat kembali pulih.


    Selengkapnya

    Erico adalah contoh nyata

    Erico yang berumur delapan belas tahun saat ini bercita-cita menjadi seorang pengusaha yang sukses agar ia mampu mempekerjakan penyandang disabilitas nantinya. Erico terlahir dengan kondisi kongenital yang mengakibatkan ia tidak mempunyai dua bagian bawah kaki dan telapak kaki. Awalnya kedua orang tuanya tidak tahu bagaimana menangani kondisinya, namun saat orang tuanya membawa ia ke Rumah Sakit Bethesda, dokter disana merujuk Erico ke Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY).


    Selengkapnya

Berita / Cerita

Aksi Bersama Untuk Advokasi Kesehatan Jiwa Berbasis Masyarakat di Yogyakarta

Bagaimana melakukan aksi bersama untuk memperjuangkan isu kesehatan jiwa? Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY) telah menyusun Roadmap Strategi Advokasi Kesehatan Jiwa Berbasis Rehabilitasi Masyarakat yang Komprehensif, Responsif Gender dan Adaptif di DIY Tahun 2022-2024 secara partisipatif bersama Orang Dengan Disabilitas Psikososial dan aktor-aktor kunci lainnya. Di penghujung tahun 2022 yang lalu, PRY mengadakan workshop untuk mendiseminasikan peta jalan tersebut ke pihak yang lebih luas lagi, khususnya ke organisasi masyarakat sipil dan akademisi, serta mendorong adanya rencana aksi bersama sebagai tindak lanjut. Dengan kolaborasi yang semakin kuat, peta jalan tersebut diharapkan dapat semakin menjadi landasan kerja-kerja advokasi bersama untuk kesehatan jiwa yang selalu berbasis pada data dan kebutuhan orang dengan disabilitas psikososial, pendamping dan DPO sehingga dapat tepat sasaran dalam mendorong pemenuhan hak-hak orang dengan disabilitas psikososial.

#TendangStigma: Kampanye Kesehatan Jiwa Melalui Olahraga Sepakbola

Bertepatan dengan momen Piala Dunia dan Hari Disabilitas Internasional 2022 yang mengangkat tema Partisipasi Bermakna Menuju Pembangunan Inklusif dan Berkelanjutan, Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRY) dan Perhimpunan Jiwa Sehat (PJS-Imha) berkolaborasi dengan PSS Sleman mengadakan Fun Football bersama pemain PSS Sleman dan penyandang disabilitas mental yang tinggal di balai rehabilitasi sosial. Dengan mengangkat tagar #TendangStigma, kegiatan ini bertujuan untuk mengikis stigma negatif terhadap penyandang disabilitas mental dan memberikan ruang bagi mereka untuk dapat berpartisipasi penuh dan hidup di tengah masyarakat.

Buku Seri Kader Kesehatan Jiwa Mendukung Disabilitas Psikososial Menuju Pemulihan

Buku Seri Kader Kesehatan Jiwa Mendukung Disabilitas Psikososial Menuju Pemulihan

Perjuangan Mengubah Stigma Diri Orang Dengan Disabilitas dari Pintu ke Pintu

Masruhan adalah sosok aktivis disabilitas asal Desa Krendetan, Purworejo. Di akhir tahun 2021, ia mendirikan Kelompok Disabilitas Desa (KDD) Difa Mandiri bersama pemerintah Desa Krendetan dengan dukungan DPO Bagelen dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM. Ia sadar bahwa tentu tidak mudah untuk membangun pemahaman yang sama kepada para anggota tentang pentingnya organisasi ini sehingga mereka dapat lebih berdaya dan memperjuangkan hak-hak mereka. Beberapa anggota bahkan masih menganggap diri mereka sendiri sebagai kelompok yang membutuhkan bantuan dan belas kasihan. Masruhan lantas tergerak melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah untuk meningkatkan kesadaran dan mengubah stigma diri para anggotanya.

UNTUK MENERIMA BERITA TERBARU SUBSCRIBE NEWSLETTER KAMI