Sekilas tentang Project Every Life Matters

Rabu, 04 Februari 2026

Sekilas tentang Project Every Life Matters (ELM)

Every Life Matters (ELM) adalah sebuah inisiatif yang bertujuan memastikan orang dengan disabilitas, khususnya disabilitas psikososial, dapat menikmati hak kesehatan secara penuh dalam lingkungan yang inklusif, bermartabat, dan bebas stigma.

Program ini lahir sebagai respons terhadap berbagai persoalan struktural dan sosial yang masih dialami oleh penyandang disabilitas, seperti stigma, diskriminasi, pengucilan sosial, bullying, hingga praktik pemasungan dan perampasan hak

ELM mendorong terciptanya model layanan kesehatan yang inklusif, berorientasi pada pemulihan (recovery-oriented), serta berbasis komunitas dan hak asasi manusia.

Tujuan Program

  • Meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan yang inklusif bagi orang dengan disabilitas
  • Mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap disabilitas di tingkat individu, keluarga, komunitas, dan layanan
  • Memperkuat kapasitas komunitas, tenaga kesehatan, dan pemangku kepentingan lokal dalam mendukung pemulihan dan inklusi
  • Mendorong penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, khususnya hak atas kesehatan dan kehidupan bermartabat

 

Durasi dan Lokasi / Area Program

Dilaksanakan dalam jangka waktu menengah hingga multi-tahun, dengan pendekatan bertahap mulai dari penguatan kapasitas, implementasi model layanan, hingga pembelajaran dan replikasi.

  • Program diimplementasikan pada wilayah komunitas terpilih, khususnya area dengan:
  • Tingginya kerentanan terhadap stigma dan pengucilan
  • Keterbatasan akses layanan kesehatan mental yang inklusif
  • Potensi kolaborasi dengan pemerintah daerah, fasilitas layanan kesehatan, dan organisasi masyarakat sipil

Jenis-jenis Kegiatan

  • Project Every Life Matters mencakup beberapa kelompok kegiatan utama, antara lain:
  • Penguatan Kapasitas
  • Pelatihan tenaga kesehatan dan kader komunitas
  • Peningkatan pemahaman pendekatan berbasis HAM dan pemulihan
  • Intervensi Berbasis Komunitas
  • Pendampingan individu dan keluarga
  • Penguatan dukungan sebaya (peer support)
  • Aktivitas rehabilitasi berbasis masyarakat
  • Edukasi dan Kampanye Anti-Stigma
  • Dialog komunitas
  • Kampanye kesadaran publik
  • Kegiatan edukatif untuk mengurangi mitos dan ketakutan terhadap disabilitas
  • Pengembangan dan Uji Model Layanan Inklusif
  • Kolaborasi dengan fasilitas layanan kesehatan
  • Integrasi pendekatan kesehatan mental komunitas
  • Pembelajaran, Dokumentasi, dan Advokasi
  • Pengumpulan pembelajaran praktik baik
  • Advokasi kebijakan di tingkat lokal

 

Penulis : Tim Every Life Matters

4 Februari 2026